Tugas mandiri 3 sistem informasi akuntansi semester 2 kampus ITBI MILENIAL MEDAN
Nama Yurina
Kelas pagi
Jurusan: sistem informasi
1.Buatlah postingan di blog yg berisikan hasil ringkasan pembahasan dari pertemuan 1 sampai dengan pertemuan 6.
JAWAB :
1.PERTEMUAN PERTAMA :
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA).
*Pengertian Sistem :
Sistem Adalah rangkaian dari dua atau lebih komponen2 yg saling berhubungan yg
berinteraksi untuk mencapai suatu
tujuan.
*Pengertian (James A. Hall) :
Sistem adalah kelompok dari dua atau lebih
komponen atau subsistem yang saling
berhubungan yang berfungsi dengan tujuan
yang sama.
Sistem Informasi adalah serangkaianprosedur formal dimana data dikumpulkan,
diproses menjadi informasi dan
didistribusikan ke para pengguna.
*Data dan informasi
- Data adalah kumpulan karakter, fakta,
atau jumlah2 yg merupakan masukan
(input) bagi suatu informasi
- Informasi adalah merupakan keluaran
(output) dari suatu proses pengolahan
data dan telah memiliki manfaat.
-Transaksi adalah kegiatan yg mempengaruhi
atau merupakan kepentingan dari perusahaan
serta diproses oleh sistem informasinya sebagai
unit pekerjaan
- Transaksi keuangan adalah kegiatan ekonomi yg
mempengaruhi aktiva dan ekuitas perusahaan,
dan yg dicerminkan dalam berbagai akun, serta
diukur dalam berbagai ukuran keuangan.
-Transaksi nonkeuangan meliputi semua kegiatan
yg diproses oleh perusahaan melalui sistem
informasi tetapi tidak memenuhi definisi khusus
dari transaksi keuangan.
Sistem informasi akuntansi(Mascove)
Adalah suatu komponen Organisasi yang
mengumpulkan, menghasilkan,
mengklasifikasikan, mengolah,
menganalisa dan mengkomunikasikan
informasi financial dan pengambilan
keputusan yg relevan kepada pihak luar
perusahaan (kantor pajak, investor dan
kreditor) dan pihak intern (manajemen).
Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 5 komponen :
1.Orang2 yg mengoperasikan sistem tsb dan
melaksanakan berbagai fungsi
2.Prosedur, baik manual maupun yg
terotomatisasi
3.Data tentang proses-proses bisnis
organisasi.
4.Sofware yg dipakai untuk memproses data.
5.Infrastruktur teknologi informasi, termasuk
komputer, peralatan pendukung dan
peralatan komunikasi jaringan.
Karakteristik SIA keuangan :
1.Untuk memenuhi kebutuhan informasi
pihak ekstern perusahaan
2.Lebih menitikberatkan pada informasi
peristiwa keuangan pada masa lampau.
3.Pengolahan informasi akuntansi pada
keseluruhan prinsip2 yang berlaku
umum.
4.Pengolahan informasi keuangan pada
keseluruhan organisasi perusahaan.
Karakteristik SIA Manajemen :
1.Pemakai informasi pihak intern perusahaan
untuk menilai efisiensi dan efektivitas
2.Lebih berorientasi untuk perencanaan pada
masa yang akan datang
3.Pengolahan informasi tidak perlu berdasarkan
prinsip akuntansi yang berlaku umum (standar)
4.Titik berat informasi pada departementalisasi
organisasi perusahaan.
Siklus kehidupan sistem :
1) Analisa, yaitu menganalis masalah informasi yg
dihadapi oleh perusahaan dan mengetahui
kekurangan dlm sistem yg sedang berlaku,
kemudian merancang sistem yg baru sesuai
kebutuhan.
2) Perancangan (design), kegiatan menyusun
sistem baru atau merubah sistem lama.
3) Implementasi, penerapan sistem yg baru untuk
mengganti sistem yg lama.
4) Follow-up, kegiatan mengawasi pelaksanaan
sistem yg baru utk mengetahui kelemahan2
dan memperbaikinya.
2.PERTEMUAN KEDUA .
PENGERTIAN FLOWCHART.
*Flowchart adalah suatu bagan dengan symbol-
symbol tertentu yang menggambarkan urutan
proses secara detail dan hubungan antara suatu
proses (instruksi) dengan proses lainnya dalam
suatu program. Flowchart menolong analis dan
programmer untuk memecahkan masalah
kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan
menolong dalam menganalisis alternatif-
alternatif lain dalam pengoperasian.
*Bagan alir (flowchart) adalah bagan (chart) yg menunjukkan alir (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika.
Flowchart biasanya mempermudah penyelesaian suatu
masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan
dievaluasi lebih lanjut.
*Pedoman pembuatan flowchart
Bila seorang analis dan programmer akan membuat flowchart, ada
beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti :
1. Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri
ke kanan.
2. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati
dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.
3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara
jelas.
4. Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan
menggunakan deskripsi kata kerja, misalkan MENGHITUNG
PAJAK PENJUALAN.
5. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang
benar.
6. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus
ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang
memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu
digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus
digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang
terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak
berkaitan dengan sistem.
7. Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.
*JENIS-JENIS FLOWCHART
Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu :
1. Flowchart Sistem (System Flowchart)
2. Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document
Flowchart)
3. Flowchart Skematik (Schematic Flowchart)
4. Flowchart Program (Program Flowchart)
5. Flowchart Proses (Process Flowchart).
1.FLOWCHART SISTEM
Flowchart Sistem merupakan bagan yang menunjukkan alur kerja
atau apa yang sedang dikerjakan di dalam sistem secara
keseluruhan dan menjelaskan urutan dari prosedur-prosedur yang
ada di dalam sistem.
Dengan kata lain, flowchart ini merupakan deskripsi secara grafik
dari urutan prosedur-prosedur yang terkombinasi yang membentuk
suatu sistem.
Flowchart Sistem terdiri dari data yang mengalir melalui sistem
dan proses yang mentransformasikan data itu. Data dan proses
dalam flowchart sistem dapat digambarkan secara online
(dihubungkan langsung dengan komputer) atau offline (tidak
dihubungkan langsung dengan komputer, misalnya mesin tik, cash
register atau kalkulator).
2. FLOWCHART PAPER WORK/DOCUMENT
Flowchart Paperwork menelusuri
alur dari data yang ditulis
melalui sistem. Dan sering juga
disebut Flowchart Dokumen.
Kegunaan utamanya adalah
untuk menelusuri alur form dan
laporan sistem dari satu bagian
ke bagian lain bagaimana alur
form dan laporan diproses,
dicatat dan disimpan.
Dan biasanya untuk membuat
Flowchart Dokumen bisa dimuali
dengan menarasikan sistem yang
akan di buat.
3.FLOWCHART SKEMATIK
Flowchart Skematik mirip dengan Flowchart Sistem yang
menggambarkan suatu sistem atau prosedur. Flowchart Skematik ini
bukan hanya menggunakan simbol-simbol flowchart srtandart, tetapi
juga menggunakan gambar-gambar komputer, peripheral, form-form
atau peralatan lain yang digunakan dalam sistem.
Flowchart Skematik digunakan sebagai alat komunikasi antara analis
sistem dengan seseorang yang tidak familiar dengan simbol-simbol
flowchart yang konvensional. Pemakaian gambar sebagai ganti dari
simbol-simbol flowchart akan menghemat waktu yang dibutuhkan oleh
seseorang untuk mempelajari simbol abstrak sebelum dapat mengerti
flowchart.
4.FLOWCHART PROGRAM
Flowchart Program merupakan keterangan yang lebih rinci tentang
bagaimana setiap langkah program atau prosedur sesungguhnya
dilaksanakan. Flowchart ini menunjukkan setiap langkah program atau
prosedur dalam urutan yang tepat saat terjadi.
Programmer menggunakan flowchart program untuk menggambarkan
urutan interaksi dari program komputer.
Analis Sistem menggunakan flowchart program untuk menggambarkan
urutan tugas-tugas pekerjaan dalam suatu prosedu atau operasi.
5.FLOWCHART
PROSES
Flowchart Proses merupakan
teknik penggambaran
rekayasa industrial yang
memecah dan menganalisis
langkah
-langkah selanjutnya
dalam suatu prosedur atau
sistem
.
Flowchart Proses digunakan
oleh perekayasa industrial
dalam mempelajari proses
manufacturing
. Dalam
analisis sistem
, flowchart ini
digunakan secara efektif
untuk menelusuri alur suatu
laporan atau form.
3.PERTEMUN KETIGA.
SISTEM PENGENDALIAN INTERN .
Definisi Sistem Pengendalian Intern
Sistem pengendalian intern
-struktur organisasi, metode & ukuran-ukuran yg dikoordinasikan untuk
menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data
akuntansi, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan
manajemen.
*Tujuan dari pengendalian intern yaitu:
1. Menjaga kekayaan organisasi
2. Mengecek ketelitian & keandalan data akuntansi
3. Mendorong efisiensi
Tujuan sistem pengendalian intern
4. Mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen
*Menurut tujuannya, sistem pengendalian intern dibagi 2 macam:
a. pengendalian intern akuntansi
b. pengendalian intern administratif
*Linkungan pengendalian
-mencerminkan sikap & tindakan para pemilik & manajer perusahaan a
mengenai pentingnya pengendalian intern perusahaan.
Unsur Lingkungan pengendalian yaitu:
1. Filosofi & gaya operasi
2. Berfungsinya dewan komisaris & komite pemeriksaan
3. Metode pengendalian manajemen
Unsur lingkungan pengendalian
4. Kesadaran pengendalian
Penanggungjawab Pengendalian Intern Akuntansi
Siapakah yg bertanggung jawab atas pengembangan & pengoperasian
pengendalian intern akuntansi suatu perusahaan ?
-manajemen puncak .
*Konsep yg Salah Mengenai Sistem Pengendalian Intern
Konsep salah yang sering dilakukan oleh manajemen puncak yaitu :
a. sistem pengendalian intern dikira merupakan tanggung jawab direktur
keuangan saja
b. adanya persepsi bahwa sistem pengendalian intern dapat
menggantikan kekurang-ahliannya dalam mengelola perusahaan
c. sistem pengendalian intern seringkali disamakan dgn unit organisasi yg
disebut dgn satuan pengawas intern dalam perusahaan
d. adanya pendapat bahwa perancangan & penerapan sistem
pengendalian intern merupakan tanggung jawab satuan pengawas
intern.
Pendekatan Untuk Merancang Pengendalian Intern Akuntansi
Secara garis besar, pendekatan untuk merancang pengendalian intern
akuntansi adalah bertitik tolak dari 2 tujuan sistem:
1. menjaga kekayaan perusahaan
2. mengecek ketelitian & keandalan data akuntansi.
*Langkah Penyusunan Pengendalian Intern Akuntansi
1.Sistem
Pengendalian
Akuntansi
2.Tujuan
Pokok
3.Tujuan
Umum
4.Tujuan
Khusus
5.Unsur
SPI
6.Unsur
Pokok
SPI
7.Sistem
Pengendalian
Intern
( SPI )
Penjelasan & rincian sistem Pengendalian Akuntansi
♦ 1. menjaga kekayaan perusahaan
♦ a. penggunaan kekayaan perusahaan hanya melelui sistem otorisasi yg telah
ditetapkan
♦ (1) pembatasan akses langsung thd kekayaan
♦ (2) pembatasan akses tidak langsung thd kekayaan
♦b. pertanggung-jawaban kekayaan perusahaan yg dicatat dibandingkan dgn
kekayaan yg sesungguhnya ada
♦(1) pembandingan secara periodik antara catatan akuntansi dgn kekayaan
yg sesungguhnya ada
♦ (2) rekonsiliasi antara catatan akuntansi yg diselenggarakan.
♦ 2. mengecek ketelitian & keandalan data akuntansi.
♦ a. pelaksanaan transaksi melalui sistem otorisasi yg telah ditetapkan.
♦ (1) pemberian otorisasi oleh pejabat yg berwenang
♦ (2) pelaksanaan transaksi sesuai dgn otorisasi yg diberikan oleh pejabat yg
berwenang
♦ b. pencatatan transaksi yg terjadi dalam catatan akuntansi.
♦ (1) pencatatan semua transaksi yg terjadi
♦(2) transaksi yg dicatat adalah benar-benar terjadi
♦ (3) transaksi dicatat dalam jumlah yg benar
♦ (4) transaksi dicatat dalam periode akuntansi yg seharusnya
♦ (5) transaksi dicatat dgn penggolongan yg seharusnya
♦ (6) transaksi dicatat & diringkas dgn teliti
Sistem Pengendalian Intern ( SPI )
♦1. struktur organisasi yg memisahkan tanggung jawab & wewenang secara tegas
♦ 2. sistem otorisasi & prosedur pencatatan
♦ 3. praktik yg sehat
♦ 4. karyawan yg mutunya sesuai dgn tanggung jawabnya.
Unsur SPI ( contoh pada Sistem Pembelian )
♠ 1. struktur organisasi yg memisahkan
tanggung jawab & wewenang secara tegas
♦a. dibentuk unit organisasi Bagian Gudang, Bagian Pembelian, Bagian
Penerimaan, Bagian Utang, dan Bagian Kartu Persediaan.
♦b. Bagian Pembelian terpisah dari Bagian Penerimaan
♦c. Bagian Pembelian & Bagian Penerimaan terpisah dari Bagian Utang & Bagian
Kartu Persediaan.
♠ 2. sistem otorisasi & prosedur pencatatan
♦ a. otorisasi surat permintaan pembelian oleh Kepala Bagian Gudang
♦ b. otorisasi surat order pembelian oleh Kepala Bagian Pembelian
♦ c. otorisasi laporan penerimaan barang oleh Kepala Bagian Penerimaan
♦ d. otorisasi bukti kas keluar oleh Kepala Bagian Utang
♠3. praktik yg sehat
♦ a. surat permintaan pembelian, surat order pembelian, laporan penerimaan
barang, & bukti kas keluar bernomor urut tercetak, dan pemakaiannya
dipertanggung-jawabkan
♦ b. rekonsiliasi periodik antara catatan persediaan dgn fisik persediaan yg ada di
gudang
♠4. karyawan yg mutunya sesuai dgn tanggung jawabnya
♦ ( tidak dirinci karena unsur ini bersifat umum yg berlaku untuk semua transaksi ).
Pengendalian Intern Akuntansi Dalam Lingkungan Pengolahan Data Elektronik.
Perbedaan karakteristik Sistem Manual vs Sistem Komputer.
1.Pengendalian Intern Akuntansi dalam Sistem Manual
1. Pembagian tanggung jawab
pelaksanaan suatu transaksi ke tangan
beberapa orang atau departemen agar
tercipta adanya cek silang (cross-check)
dan spesialisasi pekerjaan klerikal.
2. Dilakukan pemeriksaan secara visual
terhadap transaksi penting & dokumen
yg diproses melalui sistem.
3. Manual system menitikberatkan
pengendalian di tangan manusia, yg
dicapai dgn pembagian tanggung jawab
pelaksanaan transaksi ke beberapa
orang atau bagian.
2.pengendalian intern akuntansi dalam sistem komputer.
Karena ketelitian & kecepatan pengolahan
data dgn komputer, lebih sedikit diperlukan
cek silang dalam pengolahan data,
terutama yg menyangkut perhitungan
dalam pengolahan data akuntansi.
Komputer dapat melakukan berbagai
pemeriksaan (edit) yg semula dilakukan
oleh manusia melalui program komputer,
sehingga mengurangi pekerjaan editing
dokumen secara visual.
Sistem komputer menitikberatkan
pengendalian melalui program komputer,
sehingga pembagian tanggung jawab
fungsional dalam pelaksanaan transaksi
dapat dikurangi.
*Pengendalian Umum.
a. Organisasi.
b. Pengendalian terhadap sistem dan program.
c.pengendalian terhadap fasilitas pengolahan data.
*Pengendalian aplikasi .
Tujuan :
1. menjamin bahwa semua transaksi yg telah diotorisasi telah
diproses sekali saja secara lengkap
2. menjamin bahwa data transaksi lengkap & teliti
3. menjamin bahwa pengolahan data transaksi benar & sesuai dgn
keadaan
4. menjamin bahwa hasil pengolahan data dimanfaatkan untuk
tujuan yg telah ditetapkan
5. menjamin bahwa aplikasi dapat terus-menerus berfungsi.
4.PERTEMUAN KE EMPAT
SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT
*Deskripsi kegiatan
Yaitu perusahaan mengirimkan barang sesuai dengan order dari pembeli dan untuk jangka waktu tertentu.
*Fungsi penjualan
1.Menerima pesanan dari pembeli
2.Memerikassa surat pesanan dan melengkapi Informasi yang kurang misal:spesifikasi produk dan tanggal pengiriman
3.Meminta persetujuan
4.Menentukan tanggal pengiriman, alat transportai dan dari gudang mana barang akan di kirim
5.Membuat surat perintah pengiriman (Shipping orders) dan backs orders)
*Fungsi kredit
1.Meneliti status kredit pelanggan
2.Jumlah maksimum kredit
3.Ketepatan waktu pembayaran
*Fungsi pengiriman
1.Mengirim barang kepada pembeli atas dasar surat perintah pengiriman dari fungsi penjualan.
2.Mengirimkan kembali barang kepada pemasok(return pembelian)
*Fungsi akuntasi(Bagian piutang)
1.Mencatat piutang yg timbul dari penjualan kredit
2.Membuat laporan penjualan
3. Membuat dan mengirimkan pernyataan piutang kepada para debitur
*Dokumen yg digunakan
1. Bukti memorial
2.Faktur dan tembusan
*Surat order pengiriman
Formulir lembar pertama sop yang di berikan pada fungsi pengiriman untuk kirim barang sesuai jumlah dan spesifikasi
*Tembusan pengiriman
1.Tembusan sop di kirim kebagian gudang untuk menyiapkab barang yg akan di kirim.
2.Bagian gudang menyerahkan barang pada bagian pengiriman
* Tembusan kredit
Tembusan sop di kirim ke bagian kredit untuk meminta status langganan dan persetujuan penjualan kredit
*Surat pengakuan
Tembusan sop di kirim ke pembeli untuk memberitahu ordernya telahdi terima dan dalam proses pengiriman.
*Surat muat
Bukti penyerahan barang dari perusahaan kepada Perusahaan angkutan umum, bol di buat rangkap 3 lembar 2 lembar untuk pengangkut, 1 lembar di tandatangani pengangkut dan di simpan bagian pengiriman.
*Slip pembungkus
Tembusan di masukkan/di tempel pada pembungkus barang yg di kirim tujuannya untuk memulihkan bagian penerima pelanggan
*Faktur
Dokumen yg digunakan sebagai dasar mencatat timbulnya penjualan dan piutang
*Tembusan jurnal
Tembusan yang di kirim bag penagihan kepada fungsi akuntansi untuk mencatat transaksi penjualan dalam jurnal penjualan.
*Tembusan wiraniaga
Tembusan yg dikirimkan fungsi penagihan kepada wiraniaga untuk menghitung komisinya yang menjadi hukumnya.
*Catatan akuntasi yg di gunakan
- Jurnal penjualan
- Kartu piutang
- Kartu gudang
- Jurnal umum
*Jaringan prosedur yang membentuk sistem
- Prosedur order penjualan
- Prosedur persetujuan kredit
- Prosedur pencatatan piutang
- Prosedur pencatatan harga poko penjual
5.PERTEMUAN KE LIMA
SISTEM AKUNTANSI PIUTANG
*Prosedur pencatatan piutang
1.Transaksi penjualan piutang
2.Transaksi penerimaan kas dan debitur
3.Transaksi return penjualan
4.Transaksi penghapusan piutang
*Informasi yang Di pErlukan oleh manajemen.
1.Jumlah saldo piutang kepada setiap pelanngan pada saat tertentu
2.Riwayat pelunasa piutang yang di lakukan oleh setiap pelanggan.
3.Umur piutang kepada setiap debitur setiap saat.
*Dokumen yg di gunakan
1.Faktur penjualan
2.Buktui kas masuk
3.Memo kredit
4.bukti memorial
*Catatan akuntansi yg di gunakan
- Jurnal penjualan
- Jurnal return penjualan
- Jurnal umum
- Jurnal penerImaan kas
- Kartu piutang
*Organisasi
Fungsi akuntansi
1.Membuat catatan piutang yg dapat menunjukkan jumlah piutang kepada setiap langganan(debitur)
2.Mengirim surat pernyataan piutang secara periodik pada setiap debitur.
3. Membuat daftar analisa umur piutang setiap periode
*Metode pencatatan piutang
1.Metode konvensional
2.Metode posting langsung ke dalam kartu piutang
3.Metode pencatatan tanpa buku pembantu
4.Metode pencatatan dengan menggunakan komputer.
*Metode posting langsung ke kartu piutang
Metode posting di bagi menjadi 2 golongan.
a. Metode posting harian.
(1). Posting langsung kedalam kartu piutang dengan tulisan tangan;jurnalhanya menunjukkan jumlah total harga saja.
(2). Posting langsung ke dalam kartu piutang dan surat pernyataan piutang.
b. Metode posting periodikj
(1). Posting di tunda (faktur yg di terima di kumpulkan untuk beberapa hari. Kemudian di posting
2). Penagihan bersiklus (cycle billing). Posting dilakukan setiap bulan - >setiap hari faktut di pisah pisahkan sesuai abjad nama.
*Metode penagihan bersiklus
Dalam metode ini, selama sebulan, media disortasi dan diarsipkanmenurut para pelanggan pada akhirbulan, dilakukan kegiaran posting yg meliputi
1.Posting media yg di kumpulkan selama sebulan tersebut ke dalam pernyataan piutang dan kartu piutanh.
2.Menghitung dan mencatat saldo setiap kartu piutang.
6.PERTEMUAN KEENAM.
SISTEM AKUNTANSI PEMBELIAN.
a. Deskripsi kegiatan
Sistem akuntansi pembelian di gunakan dalam perusahaan untuk pengadaan barang barang yang di perlukan oleh perusahaan untuk pengadaan barang yg di perlukan oleh perusahaan. Transaksi pembelian dapat di golongkan menjadi 2:pembelian lokal dan impor.
b. Fungsi terkait
1.fungsi gudang
2.fungsi pembelian
3.fungsi penerimaan
4.fungsi akuntansi
C. Jaringan prosedur yg membentuk sistem.
1.prosedur permintaan pembelian.
2.prosedur permintaan penawaran harga dan pemilihan pemasuk.
3.prosedur order pembelian.
4.prosedur penerimaan barang
5.prosedur pencatatan utang
6.distribusi pembelian.
D. Informasi yg di perlukan oleh manajemen
1.Jenis persediaan yg telah mencapai titik pemesanan kembali
2.Order pembelian yg telah di kirim kepada pemasok.
3.Order pembelian yg telah dipenuhi oleh pemasok
4.Total saldo utang dagang pada tanggal tertentu.
5.Saldo utang dagang kepada pemasok tertentu
*Dokumen dan catatan yg di gunakan
e. Dokumen yg di gunakan
1.Surat permintaan pembelian barang
2.Surat permintaan penawaran harga
3.Surat order pembelian
4.Laporan penerimaan
5.Surat perubahan order
6.Bukti kas keluar
F. Catatan akuntansi yang di gunakan
1.Register
2.Jurnal pembelian
3.Kartu utang
4.Kartu persediaan
G. Unsur sistem pengendalian intern organisasi
1.Fungsi pembelian harus terpisah dari fungsi penerimaan.
2.Fungsi pembelian harus terpisah dari fungsi akuntansi
3.Fungsi penerimaan harus terpisah dari fungsi penyimpanan barang.
*Sistem otorisasi dan prosedur pencairan
1.Surat order pembelian diotorisasi oleh fungsi gudang, untuk barang yg di simpan dalam gudang
2.Surat orderpembelian di otorisasi oleh fungsi pembelian atau pejabat yg lebih tinggi.
*Praktik yg sehat
1.Surat permintaan pembelian bernomor urut tercetak dan pemakaiannya di pertanggungjawabkan oleh fungsi gudang
2. Surat order pembelian bernomor urut cetak dan pemakaiananya di pertanggungjawabkan oleh fungsi pembeli.
Komentar
Posting Komentar