TM 6 sistem informasi akuntansi semester 2 kampus ITBI MILENIAL MEDAN

 Nama Yurina Giawa

Kelas pagi

Jurusan sistem informasi

SOAL:

1. Cari dan Ringkaslah sebuah Jurnal yang membahas mengenai Sistem Informasi Akuntansi!
Jawaban:
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi

Authors
Hardini Ariningrum Acep Komara

Publication date
2013/1

Journal
Jurnal Ekonomi JRAMM Malahayati

Volume
2

Issue
Kinerja Sistem Informasi Akuntansi

Pages
55 - 63

Deskripsi 
penilitian ini  dimaksudkan untuk menguji pengaruh variabel keterlibatan, kapabilitas personel Sistem Informasi (SI), ukuran organisasi, dukungan manajemen puncak dan formalisasi terhadap penggunaan sistem dan kepuasan pengguna Sistem Informasi Akuntansi (SIA) sebagai pengganti kinerja SIA. Selain itu juga dimaksudkan untuk menguji perbedaan kinerja SIA dalam kaitannya dengan program pendidikan dan pelatihan pengguna, komite pengarah SI dan independensi lokasi departemen SI. Penelitian ini didasarkan pada penelitian Sugiharto (2001) dengan perubahan yang terletak pada fokus penelitian yaitu pada subsistem buku besar, objek penelitian, analisis pengolahan data, dan instrumen yang digunakan untuk mengukur kepuasan pengguna SIA. Data penelitian diperoleh dengan cara mail survey, layanan enumerator, dan walk-in yang dilakukan oleh peneliti secara langsung kepada responden. Ada 83 bisnis manufaktur yang terlibat dalam penelitian ini menunjukkan tingkat respon 24,93% dari 333 populasi. Metode analisis penelitian ini terdiri dari uji pengaruh menggunakan analisis regresi berganda, uji t, uji F, koefisien determinasi. Sedangkan uji diferensial menggunakan uji U Mann Whitney. Hasil uji regresi parsial menunjukkan bahwa variabel keterlibatan, ukuran organisasi, dukungan manajemen puncak, dan formalisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Selain itu, variabel keterlibatan, kapabilitas, dan dukungan manajemen puncak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan AIS. Sedangkan pada uji simultanitas, seluruh variabel independen dirasakan berpengaruh terhadap kinerja SIA.


2. Pilihlah salah satu Topik system informasi Akuntansi berikut:
a. Sistem akuntansi Penjualan 
b. Sistem akuntansi Pembelian
c. Sistem akuntansi Piutang
d. Sistem akuntansi Penerimaan Kas
e. Sistem akuntansi Aset Tetap
Lalu deskripsikanlah Sistem akuntansi yang kamu pilih, bagaimana system dan Prosedur yang terkait, dan jelaskan fungsi apa saja yang terkait (Flowchart) dan dokumen yang di gunakan terkait topic yang kamu pilih.

Sistem akuntansi Penerimaan Kas.

      SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN DAN                   PENGELUARAN KAS DALAM MENINGKATKAN                      PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PENDAPATAN PADA                              RSUD Dr.KARIADI SEMARANG 

Jurnal :  Jurnal riset akuntansi keuangan

Volume dan Halaman :Vol 2,No 2.Hal 123-138

Tahun : 2017

Penulis : Saifudin Firda Pri Ardani

Reviewer : Rika aulia 

PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi suatu negara merupakan hal yang sangat penting dicapai karena setiap negara menginginkan adanya perubahan yang lebih baik di era sekarang. Rumah sakit merupakan sebuah lembaga yang berguna untuk menangani pelayanan kesehatan individu, seperti rawat inap, fasilitas rawat jalan, dan perawatan darurat. Rumah sakit adalah suatu bentuk perusahaan jasa yang dikelola oleh pemerintah maupun pihak swasta (yayasan) yang bertujuan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.Pembangunan kesehatan dimasa mendatang sangat tergantung pada kemampuan sumber daya manusia. Kecendrungan yang terjadi adalah meningkatnya pihak ketiga dalam mengatur pembiayaan kesehatan melalui sistem asuransi, baik publik maupun swasta. Keadan ini akan semakin berkembang di Indonesia dimasa yang akan datang bila perdagangan antar negara semakin bebas. Kondisi geokonomi global tetap akan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perekonomian Indonesia dalam lima tahun ke depan. Tekonologi komputerisasi yang berkembang dengan pesat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap sistem informasi dalam suatu organisasi. Sistem akuntansi berbasis komputer serta pemrosesan data telah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan,sehingga meningkatkan perhatian terhadap area khusus akuntansi yang dikenal dengan nama sistem informasi akuntansi.

RSUP Dr.Kariadi Semarang merupakan salah satu instansi yang menangani jasa kesehatan bagi masyarakat sehingga bisa dikategorikan sebagai badan usaha yang bergerak di sektor publik. Untuk memberikan pelayanan pada masyarakat dengan baik, harus didukung oleh penyelenggaraan sistem akuntansi rumah sakit yang baik pula.Pendapatan RSUP Dr. Kariadi Semarang berasal dari berbagai pelayanan antara lain penerimaan yang berasal dari penjualan obat, penerimaan dari rawat jalan dan rawat inap. Motivasi instansi ini bukan pencapaian pada tingkat laba namun lebih mengutamakan pelayanan jasa kepada masyarakat, namun demikian bukanberarti bahwa tingkat keuntungan dari jasa yang diberikan tidak menjadi perhatian sama sekali.

Rumusan masalah : sistem informasi akuntansi memiliki peranan penting dalam menjalankan sebuah kegiatan agar berjalan dengan efektif dan efisien maka berdasarkan masalah yang ditemukan dalam rumah sakit tersebut yaitu;

  1. Bagaimana cara mengetahui peranan sistem informasi akuntansi pada pelayanan publik yang berperan dalam menunjang pengendalian internal pendapatan rumah sakit?
  2. Bagaimana cara mengetahui seberapa besar efektifnya pengendalian internal pendapatan yang dijalankan rumah sakit?
  3. Bagaimana cara mengetahui sistem informasi akuntansi penerimaan kas pada RSUP Dr. Kariadi Semarang?

Tujuan penelitian : dalam kegiatan tersebut tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara sistem informasi akuntansi penerimaan kas pada RSUP Dr. Karyadi Semarang, dengan cara menelusuri jaringan prosedur yang membentuk sistem penerimaan kas sehingga dapat meningkatkan pengendalian intern atas pendapatan yang efektif dan efisien.

METODE PENELITIAN Desain Penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah :

1. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif

2. Dimensi waktu yang digunakan adalah melibatkan urutan waktu

3. Risetnya hanya melibatkan satu objek saja (studi kasus)

4. Historis, peneliti melakukan analisa berdasarkan data-data yang ada di rumah sakit tersebut.

5. Unit analisisnya merupakan RSUP Dr. Kariadi Semarang

6. Metode pengumpulan datanya merupakan dengan wawancara dan menggunakan dokumen-dokumen arsip rumah sakit.

Sistem akuntansi penerimaan kas : penerimaan kas perusahaan berasal dari dua sumber yaitu dari penjualan tunai dan dari piutang. Penerimaan kas dari penjualan tunai dapat berupa uang tunai (credit card sale sip) atau cek pribadi (personal check). Yang di mana penerimaan kas dari piutang dapat berupa cek atau giro bilyet.

Dokumen yang digunakan : adapun dokumen yang digunakan dalam proses sistem akuntansi penerimaan kas di RSUP Dr. Kariadi Semarang yaitu menggunakan metode pengumpulan datanya merupakan dengan wawancara dan menggunakan dokumen dokumen arsip di rumah sakit. Seperti dokumen dari bagian keuangan, setelah diperoleh dari unit perawatan untuk dilakukan pencatatan penerimaan kas, bagian keuangan lalu melaporkan laporan penerimaan kas rumah sakit kepada bagian akuntansi, lalu bagian akuntansi melakukan proses pembukuan laporan penerimaan kas rumah sakit serta informasi laporan penerimaan kasus tersebut didapat dari bagian keuangan. Setelah selesai melakukan pembukuan bagian akuntansi menyerahkan laporan penerimaan kas kepada direktur utama rumah sakit.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Penelitian dan PembahasanSistem Informasi AkuntansiSistem Informasi Akuntansi untuk tiap-tiap rumah sakit berbeda satu dengan yang lain. Hal ini dikarenakan jenis dan kebutuhan tiap rumah sakit juga berbeda. Sistem informasi akuntansi yang dikembangkan pada RSUP Dr. Kariadi Semarang adalah sistem informasi akuntansi penerimaan kas dan sistem informasi akuntansi pengeluaran kas.Alur Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan KasProses penerimaan kas pada RSUP dr. Kariadi di dapat dari unit rawat inap, rawat jalan, dan IGD kemudian bagian keuangan menerima dokumen penerimaan kas yang diperoleh dari unit perawatan untuk dilakukan pencatatan penerimaan kas, bagian keuangan lalu melaporkan laporan penerimaan kas rumah sakit kepada bagian akuntansi, bagian akuntansi melakukan proses pembukuan laporan penerimaan kas rumah sakit, informasi laporan penerimaan kas tersebut didapat dari bagian keuangan. Setelah melakukan pembukuan bagian akuntansi menyerahkan laporan penerimaan kas kepada direktur utama rumah sakit.

KESIMPULAN

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan sebagai berikut :

1. Pada dasarnya Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Kas di RSUP Dr. Kariadi Semarang terdiri dari Penerimaan Kas rawat inap, rawat jalan, dan instalasi gawat darurat (baik pasien umum maupun JKN). Penerimaan kas dari pasien umum diterima oleh bagian kasir setelah pasien memperoleh pelayanan dari RSUP Dr. Kariadi Semarang. Untuk penerimaan kas dari JKN (Jaminan Kesehatan Tunai), RSUP Dr. Kariadi Semarang mengklaimkan seluruh biaya yang dikeluarkan oleh pihak RSDK untuk melayani pasien JKN (Jaminan Kesehatan Negara) melalui pencairan dan perawatan dari BPJS.

2. Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada RSUP Dr. Kariadi Semarang sudah dilaksanakan secara sistematis sesuai Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas yang digunakan oleh Rumat Sakit￾Rumah Sakit lain.

3. Pada saat terjadi kesalahan pencatatan oleh bagian kasir. Bagian keuangan dan bagian pembukuan, masing-masing bagian ini saling berkoordinasi dan langsung mengadakan koreksi terhadap Sistem Penerimaan dan Pengeluaran Kas. Hal ini membuktikan bahwa dari masing-masing bagian dalam bagian keuangan ini mempunyai Pengendalian Intern yang tinggi dan efektif. Sehingga akan sulit memungkinkan terjadinya Penyelewengan kas atau penggelapan kas.

4. Sudah terdapat fungsi pemisahan fungsi yang jelas antara fungsi operasional, fungsi penerimaan, pengeluaran dan penyimpanan, serta fungsi pencatatan dan pelaporan

5. Dokumen yang digunakan dibuat rangkap, bernomor urut tercetak serta terdapat otorisasi oleh pihak berwenang. Pencatatan akuntansi telah menjamin bahwa semua transaksi yang terjadi dicatat sebagaimana mestinya dan didukung oleh dokumen pendukung yang telah diotorisasi oleh pihak yang berwenang.

6. Pengendalian Internal pendapatan yang dijalankan RSUP Dr. Kariadi Semarang sudah efektif dan efisien sesuai dengan unsur-unsur sistem pengendalian intern.

Saran

1. Untuk RSUP Dr. Kariadi Semarang sebaiknya berorientasi pada kebijakan penilai sehingga tujuan rumah sakit dan perusahaan dapat dicapai.

2. Untuk RSUP Dr. Kariadi Semarang dapat mempertahankan dan meningkatkan hal-hal yang baik dalam kinerja supaya menjadi rumah sakit yang berkualitas dari segi pelayanan maupun dari segi administrasi dan keuangan agar bisa mencapai tujuan dan visinya.

Referensi:

Komentar